Wed. Jun 19th, 2024

Beras sebagai bahan pangan khusus di Indonesia dan beragam negara Asia yang lain. Biasanya kita dianjurkan untuk bersihkan beras saat sebelum diolah, tetapi sebenarnya apa argumennya?

Bagaimana juga, study mengatakan air cucian beras yang warna kabur bebas dari zat tepung karena proses penggilingan beras.

Dikutip situs IFL Science, beberapa orang kulineran umumnya menyarankan pencucian beras Situs slot online bila kita inginkan nasi yang tidak lekat. Ada juga beberapa faktor lain dibalik pencucian beras, dimulai dari type beras, budaya, peringatan kesehatan dari pemerintahan di tempat, dan waktu yang dipunyai pemasak beras.

Belakangan ini ada study yang memperbandingkan imbas pencucian beras pada tingkat kelengketan dan kekerasan beras ketan, beras biasa, dan beras jasmine dari penyuplai yang serupa.

Beras-beras ini selanjutnya dipisah jadi kelompok-kelompok: tidak dicuci benar-benar, dicuci 3x, dan dicuci 10 kali.  Study Situs slot terpercaya ini temukan pencucian beras benar-benar tidak mempengaruhi tingkat kelengketan atau kekerasan dari beras.

Periset dari study ini mengatakan tingkat kelengketan beras tidak dikuasai oleh zat tepung pada permukaan beras, amilosa, tetapi disebabkan karena pati amilopektin proses dari pemasakan beras.

Setiap dari beras saat sebelum yang ditelaah hasilkan tingkat amilopektin yang beda. Beras ketan sebagai yang terlengket, dan beras biasa dan jasmine tidak lekat serta lebih keras. Di sejumlah negara di dunia, beras tidak diolah dengan sulit, yang membuat proses pencucian beras jadi penting untuk sebagian orang.

Dengan bertambahnya pemakaian plastik pada rantai supply makanan, mikroplastik sudah diketemukan pada makanan kita, termasuk beras. Proses pencucian dijumpai bisa mencuci sampai 20 % plastik pada beras.

 

By Kaitlyn

error: Content is protected !!