Tue. May 11th, 2021

Selama minggu kemarin, indeks harga saham kombinasi (IHSG) tertera alami revisi 0,38% jadi berada di level 4.926,73. Sesudah Presiden Amerika Serikat Donald Trump positif Covid-19,” bagaimana peluang gerakan IHSG minggu ini?

Bila musuh politiknya, Joe Biden yang menang pemilu, ada kecemasan pajak perusahaan akan naik serta lebih ketat. Mengakibatkan, keuntunganabilitas perusahaan di AS dapat turun serta membuat valuasi saham jadi mahal. Tetapi, di satu bagian, dapat menurunkan kemelut jalinan AS dengan Tiongkok.

Sekarang ini, Hans memprediksi investor bertambah memerhatikan saham serta obligasi di teritori Asia dibanding pasar AS sebab hadapi efek pemilu serta valuasi yang mahal. Pasar Asia nampak bertambah menarik sebab pemulihan ekonomi serta penghasilan yang kuat serta valuasi yang semakin lebih murah.

Sesaat di negeri, penebaran masalah Covid-19 yang berlangsung, belum dapat dikontrol oleh pemerintah, membuat pasar masih cemas. Per Minggu (4/10), jumlah positif Covid-19 di negeri capai 303.498, terhitung semenjak diumumkannya masalah pertama pada 2 Maret 2020.

Pasar Regional ini hari dibuka kuat dengan +0.87% pada index Kospi serta +1.4% pada index Nikkei. Untuk IHSG ini hari Samuel Sekuritas memprediksikan akan bergerak pada volatilitas yang tinggi.

Kabar positif tiba dari dalam negeri, berkaitan pertambahan emiten penyuplai remdisivir, obat antivirus Covid-19 di negeri.

Sesaat, analis Artha Sekuritas Indonesia Dennies Christoper Jordan menjelaskan IHSG akan bergerak menurun. Dengan cara teknikal, tempat dukungan berada di tenggang 4.880 sampai 4.835. Sesaat tempat resistance di tenggang level 5.017 sampai 4.971.

“Gerakan pada awal minggu diprediksikan akan minim sentimen penggerak. Dari dalam negeri jumlah masalah covid-19 dengan cara harian masih tetap mengkhawatirkan,” kata Dennies.

By Kaitlyn

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!