Sun. Aug 1st, 2021

Index harga saham kombinasi (IHSG) bergerak di zone merah. Index turun turun 0,31% sentuh tingkat 5.077,35 di awal perdagangan Selasa (13/10) sampai informasi ini dicatat seputar jam 09.10 WIB. Walau sebenarnya, index pernah dibuka kuat seputar 0,26% di tingkat 5.106,45.

Pengurangan yang dirasakan oleh index Tanah Air di pembukaan ini hari terbawa oleh bursa-bursa di Asia yang lain. Index Jepang, Nikkei 225 turun 0,17% serta Shanghai Composite Indeks di Tiongkok turun 0,55%. Sesaat, index Straits Times di Singapura kuat tipis 0,02%.

Riset Artha Sekuritas Indonesia Dennies Christoper Jordan memprediksi IHSG ini hari bergerak menurun dengan tenggang dukungan di antara 5.079-5.006. Sedang tempat resistance di perdagangan ini hari berada di tenggang tingkat 5.116-5.104.

Menurut dia, dengan teknikal sekarang ini tenggang pengokohan mulai terbatas serta ada di tempat jemu membeli hingga riskan berlangsung revisi. Investor masih menyimak perubahan Stimulan di Amerika Serikat.

“Dari dalam negeri tindakan demo menyikapi pengesahan Omnibus Law dipandang kurang bagus untuk situasi politik,” kata Dennies dalam penelitiannya.

“Menjelang launching data perekonomian tingkat suku bunga yang diduga belumlah ada perombakan, akan ikut memberi warna skema gerak IHSG. Ini hari IHSG mempunyai potensi bergerak di zone hijau,” kata William.

Kepala Penelitian MNC Sekuritas Edwin Sebayang memandang index ini hari bergerak di antara tingkat 5.05-5.140 berdasar risetnya dengan teknikal. Situasi dalam negeri masalah gelombang penampikan Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja, dipandang jadi sentimen dalam seminggu ke depan.

Rumor yang akan merajai situasi lokal, yaitu bisa banyak dilakukan demonstrasi oleh beberapa komponen warga berkaitan penampikan Omnibus Law.

“Puncaknya diprediksikan 20 Oktober 2020 sekalian mengingati setahun dilantiknya pemerintah sekarang ini,” kata Edwin.

Pengokohan didorong pengokohan saham bagian tehnologi di tengah-tengah naiknya harga beberapa komoditas seperti CPO, Nikel, serta Timah.

Index di Wall Street memang tertulis kuat di penutupan perdagangan tadi malam.

By Kaitlyn

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!